Polda Sumatera Utara (Sumut) mempertebal pengamanan di sekitar lokasi bencana
Menurut Sumber berita Online Tribratanews.polri.go.id - Sumut. Polda Sumatera Utara (Sumut) mempertebal pengamanan di sekitar lokasi bencana untuk mencegah gangguan Kamtibmas. Sebab, sempat adanya penjarahan yang terjadi di minimarket saat proses penanganan bencana banjir bandang masih berlangsung.
“Ya, ada kami mengirim personel Brimob Polda Sumatera Utara dalam rangka penebalan,” jelas Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Ferry Walintukan, Senin (1/12/25).
Disampaikan Kabid Humas, hingga kini proses penanganan bencana banjir bandang masih menjadi fokus utama. Namun, demi rasa aman, tetap antisipasi gangguan Kamtibmas dilakukan.
Mengenai penjarahan yang sempat terjadi di minimarket, ujarnya, juga sudah ditangani.
“Ya benar dan sekarang dalam penanganan Polres Tapteng,” ungkapnya.
BPBD Update Korban Banjir-Longsor di Sumut: 240 Tewas dan 182 Hilang
BPBD Sumut kembali melaporkan jumlah korban dalam bencana banjir dan longsor di Sumut. Per hari ini, jumlah korban meninggal dunia mencapai 240 orang dan hilang sebanyak 182 orang.
"Data sementara meninggal dunia 240 orang, hilang 182 orang," berdasarkan laporan yang dikirim Kepala BPBD Sumut Tuahta Ramajaya Saragih, Senin (1/12/2025).
Dalam laporan BPBD Sumut yang dilihat, jumlah korban meninggal dunia paling banyak saat ini di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) yakni 82 orang. Sementara untuk korban hilang terbanyak juga di Tapteng sebanyak 104 orang
Sumber berita : apps.detik.com

Posting Komentar